Rabu, 17 September 2014

SAMBUTAN WISUDA ABDI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ke ci salam makan opak
Kok salam nya kurang kompak


Kuda lumping nginjek kampak
Ka kuping tapi teu kompak


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.


Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal  kita. Barang siapa mendapat petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.
Syukur yang agung marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Allah yang telah menciptakan manusia dari mulai orang kota sampai orang kampung, dari orang yang pesek sampai orang mancung, dari mulai orang pendek sampai orang jangkung, dan dari mulai orang yang gendut sampai orang yang cekung.
Yang terhormat:
·         Yang terhormat Koordinator Kopertis Wilayah IV
·         Yang terhormat Bupati Kabupaten Kuningan
·    Yang terhormat Ketua Yayasan Pendidikan Bjhakti Husada Kuningan, beserta seluruh pengurus dan jajarannya
·         Yang terhormat Ketua STIKes Kuningan, beserta para wakil ketua dan pimpinan lembaga, bagian studi dan para dosen
·         Yang terhormat Orang tua/ wali/ pendamping wisudawan yang berbahagia
·         Yang terhormat Hadirin dan tamu undangan yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu
Serta Rekan-rekan wisudawan yang saya banggakan

Hadirin yang saya hormati,
Sungguh sebuah kehormatan bagi saya pribadi, berdiri disini untuk mewakili teman-teman wisudawan menyampaikan sepatah dua patah kata. Saya berharap semoga apa yang saya sampaikan ini yang bersumber dari hati saya dapat mewakili juga apa yang dirasakan teman-teman wisudawan.

Diterima di Kampus tercinta STIKes Kuningan bukan merupakan hal yang kebetulan, namun merupakan sebuah nikmat yang sangat besar yang diberikan Allah SWT kepada kita. Empat tahun lalu kami menginjakkan kaki di STIKes Kuningan ini bagaikan kertas putih polos, kini 13 September 2014 kertas putih polos itu t’lah lebih berwarna menjadi pribadi & jiwa yang baru. Hari ini adalah hari yang telah kita nantikan bersama, dimana hari ini kita telah menyelesaikan suatu tugas belajar disebuah jenjang pendidikan tinggi. Terlebih ketika tali toga yang disampirkan sebelah kiri, lalu dipindahkan sebelah kanan semakin mengukuhkan keilmuan kita dan kita patut bersyukur atas nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada kita semua.

Para Dosen yang berbahagia!
Izinkan saya mewakili wisudawan pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing serta mengarahkan, agar kami menjadi mahasiswa yang cerdas dan progresif, kami tidak dapat memberikan kado atau hadiah yang bagus, baik berupa mobil atau lainnya, kami hanya dapat berjanji bahwa ilmu yang telah di ajarkan akan kami pegang teguh dan sebarluaskan sebagai bentuk tanggung jawab keilmuan dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berdaulat serta tetap menjaga nama baik almamater tercinta STIKes Kuningan.

Ikan patin masak bersantan,
dimakan sebagai perlengkap nasi.
Terima kasih kami ucapkan
kepada dosen yang baik hati.

Disamping itu kami juga mohon maaf atas “kenakalan” kami. Kami tahu, terkadang di antara kami ada yang telat masuk kuliah, mengabaikan tugas, tidak mudah dalam bimbingan,  dan lain sebagainya. Semua itu akan selalu kami kenang dan ingat dalam benak dan bertekad akan menjadi pelajaran berharga untuk berbenah diri.

Selanjutnya...

Kepada Orang tua kami tercinta!
Sepenuh rasa kasih dan sayang yang tak pernah lekang dan terkikis kami persembahkan, kepada orang tua dan keluarga kami. Segala hal yang kami peroleh hari ini tidak terlepas dari kerja keras, kesabaran, kasih sayang dan doa mereka.

Kami sadar, terkadang belum habis peluhmu kau sapu sementara engkau harus bekerja lebih keras lagi. Sebidang tanah bahkan tak lagi tersisa, perhiasan telah engkau gadaikan, kerbau dan lembu peliharaan telah engkau jual, dahaga engkau tahan dengan seteguk air putih, lapar engkau tutupi dengan sesuap nasi.

Ketika Tetes air turun dari langit tak kau hiraukan, teriknya matahari membakar tubuhmu tak kau acuhkan, keringat bercucuran tak kau rasakan, Itu semua demi anakmu tercinta. Sungguh sangat tidak tahu berterimakasihlah kami jika kelak kami tidak bisa berbakti kepadamu dan  membahagiakanmu. 

Hari ini, mungkin ada sebagian orang tua kita tidak bisa ikut. Jika mereka masih hidup, sampaikanlah berita gembira ini kepada mereka sesegera mungkin setelah perhelatan wisuda ini selesai. Katakan bahwa anak mereka sudah wisuda dan sah meraih titel sarjana dan ahli madya.......  Jika mereka sudah tiada, ingatlah mereka selalu dalam doa dan ziarahlah pusaranya dan Jangan lupakan jasa-jasa mereka...

Ya Allah... rendahkanlah suaraku bagi mereka, perindahlah ucapanku kepada mereka, dan lembutkanlah hatiku bagi mereka,,
Ya Allah... berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya atas didikan mereka pada hamba dan pahala yang besar atas kesayangan yang mereka berikan kepada hamba...
Peliharahlah mereka Ya Allah sebagaimana mereka memeliharaku..
Ya Allah... Ya Rabb apa saja gangguan yang mereka rasakan atau gangguan karena aku, berilakanlah itu semua sebagai perontok semua dosa-dosa mereka..
Aamiin...

Harus kita sadari bahwa momen wisuda bukan hanya sebagai momen suka cita atas selesainya masa studi kita, sejatinya kita merefleksikan makna dari kelulusan kita. Sejauh mana pencapaian kita selama ini dan apa visi dan misi ke depan sebagai tanggung jawab keilmuan kita. Ini bukanlah akhir dari segalanya, namun sebagai awal dari lembaran-lembaran lain dengan langkah-langkah besar kita selanjutnya.

Maka anugerah terbesar yang selalu kami syukuri hingga hari di masa akhir kami menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di STIKes Kuningan ini adalah dapat bertemu dan belajar bersama mereka yang berjuang untuk tidak hanya menjadi baik, tapi juga menjadi hebat, bersama keluarga terbaik dan di tempat terbaik di STIKes Kuningan ini.
Karena kampus ini,,, Kampus STIKes Kuningan,,,, tempat bertanya dan tempat menemukan jawabnya. Kampus ini adalah tempat menembus batas, untuk mencoba memperbaiki realitas. Kampus yang diisi oleh para pemimpi, yang mencoba untuk memberi inspirasi. Kampus yang tidak hanya tempat untuk berkarya, tapi tempat untuk saling merangkai titik temu untuk menghasilkan insan berkarya untuk Indonesia.

Ibu asih membaca buku
Membaca bukunya di atas batu
Trima kasih kampus stikku
Harus slalu terdepan dalam mutu

Sebagai penutup, selalu ingatlah “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga mereka mengubah nasib mereka sendiri”. Kitalah generasi penerus bangsa, peramu segenap cita, penyambung sejumlah asa. Jika pada saat kita lahir ke dunia ini orang di sekitar kita tertawa, maka ketika ajal menjemput, meski orang di sekitar tidak menangis setidaknya jangan sampai mereka tertawa.



Akhir kata:
Jalan jalan ya nyonya ke kota jedah
haruslah slalu ya nyonya berhati hati
Meskipun hari ini kami akan berpisah
teman perawat dan bidan tetap di hati

Jalan jalan ya abang mancing gurami
Eh ternyata yang terpancing udang galah
Sampai disini lah sambutan dari kami
Bermohon maaf jika ada hilaf dan ada salah

Good night selamat malam
Good morning selamat pagi
Saya sudahi dengan salam
Semoga kita berjumpa lagi

بِاللهِ تَوْفِيْقُ وَ الْهِدَايَةُ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar